Minggu, 16 Agustus 2009

anak indigo sebenarnya kuat

anak indigo ialah anak yg terlahir sepesial karna mempunyai kelebihan aneh di kalangan manusia biasa.

Menurut psikolog Yuni Megarini, S.Psi., anak indigo bisa disebut juga anak gifted (luar biasa). Intuisinya sangat tajam. Dia bisa melihat sesuatu yang tidak dilihat orang lain. Anak indigo juga bisa merasakan sesuatu yang tidak dirasakan orang lain. Semacam kemampuan indra keenam (sixth sense) yang tidak dimiliki setiap anak dan setiap orang.

Anak indigo menurut Yuni memiliki roh yang sudah matang (old soul) sehingga dalam keseharian, tidak jarang memperlihatkan sifat orang yang sudah dewasa atau tua. Anak-anak ini memiliki kesadaran yang lebih tinggi daripada kebanyakan orang. Mereka juga mengenal betul siapa diri dan tujuan hidup mereka. Malah sering kali anak indigo tidak mau diperlakukan seperti anak kecil dan tak mau mengikuti tata cara maupun prosedur yang ada.

"Karena kecenderungannya seperti ini, sering kali orang menganggap anak indigo sebagai anak yang menderita ‘kelainan’. ‘Kelainan’ di sini bukan berarti berkelainan tetapi beda karena justru pada dasarnya anak indigo secara fisik adalah anak-anak," ujar Yuni.

Dari dua anak indigo yang pernah konseling kepada Yuni, menunjukkan, IQ mereka memang berada di atas rata-rata anak seusianya. Mereka juga mampu menganalisis berbagai fenomena yang sedang terjadi dengan benar dan jujur. Bahkan, anak-anak ini mampu meneropong berbagai kemungkinan yang akan terjadi. Semacam kemampuan indra keenam yang tidak dimiliki setiap orang.

"Itulah makanya saya tidak menyebut anak-anak ini sebagai anak-anak berkelainan tetapi anak-anak yang beda dan hebat dibandingkan dengan anak seusianya," ujar Yuni.

Aura ungu

Sementara itu, menurut dokter anak dr. Julia, Sp.A.K. dari Rumah Sakit Ibu & Anak Melinda, anak indigo pertama kali diketahui pada tahun 1984, sebagai anak yang berbeda dari anak lainnya. Istilah indigo diambil dari warna aura indigo (ungu) yang "terlihat" mengelilingi anak tersebut.

Istilah indigo dipopulerkan tahun 1998 melalui buku yang berjudul The Indigo Children: The New Kids Have Arrived yang ditulis pasangan suami-istri Lee Carroll dan Jan Tober. Sedangkan sumber lain menyebutkan, indigo berasal dari bahasa Spanyol yang berarti nila. Warna ini merupakan kombinasi biru dan ungu, diidentifikasi melalui cakra tubuh yang memiliki spektrum warna pelangi, dari merah sampai ungu.

Istilah anak indigo atau indigo children juga merupakan istilah baru yang ditemukan konselor terkemuka di AS, Nancy Ann Tappe. Pada pertengahan 1970-an Nancy meneliti warna aura manusia dan memetakan artinya untuk menandai kepribadiannya. Tahun 1982 Nancy menulis buku Understanding Your Life Through Colour. Penelitian lanjutan untuk mengelompokkan pola dasar perangai manusia melalui warna aura dan mendapat dukungan psikiater Dr. McGreggor di San Diego University.

Dalam klasifikasi yang baru itu, Nancy membahas warna nila yang muncul kuat pada hampir 80 persen aura anak-anak yang lahir setelah 1980. Warna itu bisa dilihat dengan foto Kirlian atau dengan alat generasi baru sejenis seperti video aura.

Warna nila menempati urutan keenam pada spektrum warna pelangi maupun pada deretan vertikal cakra (dari bawah ke atas), dalam bahasa Sansekerta disebut Cakra Ajna, yang terletak di dahi, di antara dua mata. Anak indigo adalah anak-anak yang memiliki aura dominan berwarna nila, namun fisiknya sama seperti anak lainnya.

Jadi secara fisik, kata Julia, ada beberapa perbedaan yang mencolok antara anak indigo dari anak nonindigo, yakni sejak lahir orang tua melihat bahwa bayi mereka "berbeda" dari bayi lainnya. Lebih waspada terhadap lingkungannya, sudah dapat memfokuskan pandangannya, membutuhkan waktu tidur lebih sedikit daripada bayi lain seusianya, dll.

Dari sisi pencernaan, anak indigo juga mempunyai sistem pencernaan yang lebih sensitif, bahkan banyak anak indigo yang menderita alergi susu sapi. Anak ini juga tergolong aktif sehingga banyak yang sering didiagnosis sebagai ADD/ADHD). Sering tidak menerima perintah jika tidak disertai penjelasan mengapa mereka harus melakukan ini/itu.

Perlakukan sebagai anak

Belum ada kepastian yang menyebutkan faktor penyebab indigo. Faktor genetik bukan, faktor gaya hidup (makan makanan yang terus membaik), juga bukan. "Yang pasti, anak indigo menurut saya betul-betul gifted dari Tuhan kepada manusia. Tentang mengapa itu bisa terjadi, saya belum menemukan jawabannya," ungkap Yuni.

Sama halnya penyebab, keberlangsungan anak indigo ini pun belum diketahui apakah akan terus bertahan sampai dewasa atau tidak. Yuni menilai, indigo adalah sesuatu yang menyatu dengan anak tersebut. Itu artinya, kalaupun anak itu dewasa dan dalam pertumbuhannya terarah dan diarahkan, kemungkinan besar kecenderungan indigonya dapat terus berkembang.

Kendati demikian, Yuni menegaskan, anak indigo tetap harus diarahkan meskipun ia pintar menganalisis berbagai persoalan independen, cepat mempelajari hal-hal baru (fast learner), merupakan kelompok visual-kinetik (mempelajari hal-hal baru dengan melihat, dan dapat menirunya dengan mudah), mempunyai kebijaksanaan yang melebihi usianya, dan dapat melihat, mendengar, atau mengetahui hal-hal yang tidak dapat dijelaskan secara logik.

Jika tidak, kata Yuni, bukan hal tidak mungkin jika anak indigo justru tidak mau bersekolah atau mengerjakan sesuatu yang dianggapnya remeh temeh.

Karena anak indigo sudah mampu menyelesaikan banyak persoalan dan cenderung lebih bijak dari anak seusianya, kemungkinan ditinggalkan teman-temannya sangat besar. Ini yang semestinya jangan sampai terjadi. Orang tua harus tetap memperlakukan anak indigo selayaknya anak-anak. Kalaupun ia sangat pintar, usahakan jangan loncat kelas. Tetapi, sertakan anak dalam kelas-kelas klasikal biasa dengan memperbanyak dialog dengan guru. Kerja sama yang baik antara orang tua dan guru dalam mendampingi anak indigo, besar artinya bagi pertumbuhan anak. "Orang tua harus menjembatani anak dengan lingkungannya," ujarnya menambahkan.

Jika tidak, anak indigo cenderung tidak mau mengikuti pelajaran karena dianggapnya enteng. Tidak cuma itu, anak indigo juga lebih sering mondar-mandir di kelas karena mereka cepat mempelajari hal-hal baru sehingga tidak betah berlama-lama untuk sesuatu yang sudah dianggapnya bisa.

Oleh karena itu, Yuni mengajak para orang tua anak indigo untuk menerima mereka, pahami, dan ikuti segala analisis ataupun pendapat yang disampaikan, karena pada umumnya pendapat anak indigo benar. Orang tua juga jangan "mengadili" karena anak indigo sudah cukup banyak "diemohi" teman-temannya karena sikap dan perilaku dia yang cenderung dewasa sebelum usia.

"Jadi, yang pertama harus dilakukan adalah terima mereka. Contohnya orang tua seperti yang diceritakan tadi. Ia mau mendengar anjuran anaknya untuk tidak menginap di hotel yang ternyata akan hancur terkena bom," ujar Yuni.

Yang tidak kalah pentingnya adalah libatkan anak indigo pada berbagai kegiatan yang mengarah pada team building. Hal itu akan lebih menyeimbangkan antara kerja IQ anak indigo yang tinggi dengan hubungan sosial bersama lingkungan. Kalau tidak, anak indigo besar kemungkinan menjadi penyendiri karena banyak teman-temannya merasa "beda" dengan anak indigo.

"Dengan terlibat di team building, anak akan mencoba beradaptasi dengan lingkungannya. Mereka akan mengikuti permainan kelompok sehingga kalaupun ibu mau melibatkan anak indigo pada kegiatan olah raga, seni, dll., sebaiknya pilih kegiatan yang mendorong pada aktivitas-aktivitas yang bersifat kelompok," ujarnya.

Meski jumlah populasinya belum diketahui, menurut Yuni, kecenderungan anak indigo di Indonesia maupun dunia meningkat. Yuni maupun Julia mengaku tidak mengetahui faktor apa yang menyebabkan hal itu terjadi. "Yang pasti, jumlah anak indigo terus bertambah," ujarnya.
ciri-ciri anak indigo :

1. Mempunyai kesadaran diri yg tinggi, terhubung dengan sumber (Tuhan).
2. Mengerti jika dirinya layak untuk berada di dunia.
3. Mempunyai pengertian yang jelas akan dirinya.
4. Tidak nyaman dengan disiplin dan cara yang otoriter tanpa alasan yang jelas.
5. Menolak mengikuti aturan atau petunjuk.
6. Tidak sabaran dan tidak suka bila harus menunggu.
7. Frustasi dengan sistem yang sifatnya ritual dan tidak kreatif.
8. Mereka punya cara yg lebih baik dlm menyelesaikan masalah.
9. Sebagian besar adalah orang yg menimbulkan rasa tidak nyaman.
10. Tidak bisa menerima hukuman yang tanpa alasan, selalu ingin alasan yang jelas.
11. Mudah bosan dengan tugas yg diberikan.
12. Kreatif.
13. Mudah teralihkan perhatiannya, bisa mengerjakan banyak hal bersamaan.
14. Menunjukan intuisi yang kuat.
15. Punya empati yang kuat terhadap sesama, atau tidak punya empati sama sekali.
16. Sangat berbakat dan rata-rata sangat pintar.
17. Saat kecil sering diidentifikasi menderita ADD / ADHD (Atenttion Defisit Disorder = susah konsentrasi) / ADHD (Attention Defisit and Hyperactive Disorder = hiperaktif).
18. Mempunyai visi dan cita-cita yang kuat.
19. Pandangan mata mereka terlihat, bijaksana, mendalam dan tua.
20. Mempunyai kesadaran spiritual atau mempunyai kemampuan psikis.
21. Mengekspresikan kemarahan dan mempunyai masalah dengan menahan amarah.
22. Membutuhkan dukungan untuk menemukan diri mereka.
23. Berada di dunia untuk merubah dunia, untuk membantu kita hidup dalam keharmonisan dan damai antara yg satu dengan yg lain dan meningkatkan getaran planet.

Karakteristik Indigo Dewasa

1. Mereka pintar walaupun tidak selalu berada di tingkatan paling atas.
2. Kreatif dan sangat menikmati menciptakan sesuatu.
3. Selalu ingin tahu kenapa, khususnya jika mereka disuruh melakukan sesuatu.
4. Muak akan pekerjaan yang banyak dan berulang-ulang di sekolah.
5. Pemberontak di sekolah, menolak mengerjakan tugas dll. atau ingin memberontak tapi tidak berani karena ada tekanan dari orang tua.
6. Punya masalah dengan keberadaan, seperti tidak diterima, atau terasing. Biasanya menimbulkan perasaan ingin bunuh diri, tapi tidak benar-benar melakukannnya.
7. Punya masalaha dengan amarah.
8. Tidak nyaman dengan politik karena merasa suara mereka tidak dihitung, dan tidak peduli dengan hasil yang keluar.
9. Frustasi dengan budaya Amerika tradisional.
10. Tidak terima bila hak-hak mereka diambil atau diinjak-injak.
11. Punya hasrat yang membara untuk merubah dunia, tapi kesulitan menemukan jalurnya.
12. Mempunyai ketertarikan akan hal spiritual dan kemampuan psikis saat usia muda.
13. Punya beberapa "Role model" Indigo.
14. Punya intuisi yang kuat.
15. Punya sifat atau jalan pikir yang tidak biasa, sulit fokus pada tugas, atau meloncat-loncat di tengah pembicaraan.
16. Pernah mengalami pengalaman spiritual, psikis dll.
17. Sensitif terhadap yg berhubungan dgn listrik.
18. Mempunyai kesadaran akan dimensi lain.
19. Secara seksual sangat ekspresif atau malah menolak seksualitas aga bisa mencapai kesadaran spiritual yang lebih tinggi.
20. Mencari arti hidup mereka dan mengerti tentang dunia, mereka bisa mencarinya dengan melalui agama, buku dll.
21. Waktu mereka merasa diri mereka seimbang, mereka akan menjadi kuat, sehat, dan individu yang bahagia.
Dalam literatur Yoga dikenal tubuh bioplasmik seseorang punya pintu-pintu energi yang berjumlah sekitar 360 dan terdiri dari pintu-pintu besar, sedang, dan kecil. Tetapi yang sangat berperan menghasilkan warna aura adalah pintu-pintu besar, dan dikenal dengan sebutan cakra-cakra utama yang berjumlah tujuh dan punya nama dan warna tertentu, serta memberi intensitas energi sendiri-sendiri pada tiap wilayah kesehatan organ dari tubuh fisik itu sendiri yang dijabarkan sebagai berikut.
Cakra dasar warna energi merah bertanggung jawab untuk kesehatan tulang dan otot di tubuh fisik dan memberi energi pada semangat hidup seseorang.
Cakra kedua warna energi oranye bertanggung jawab untuk kesehatan organ-organ reproduksi dan memberi energi pada kemampuan berinteraksi dengan sesama.
Cakra ketiga warna energi kuning bertanggung jawab untuk kesehatan organ-organ reproduksi dan memberi energi pada ambisi seseorang baik positif maupun negatif.
Cakra keempat warna energi hijau bertanggung jawab pada semua organ yang berada dalam rongga dada dan memberi energi pada timbang rasa perasaan seseorang.
Cakra kelima warna energi biru bertanggung jawab pada organ dalam rongga leher termasuk telinga, hidung dan tenggorokan (THT) dan memberi energi pada kemampuan seseorang dalam berinteraksi dan berkomunikasi, juga berkreativitas halus seperti melukis, dan menulis.
Cakra keenam warna energi indigo disebut juga nilai yang bertanggung jawab pada seluruh organ dalam rongga kepala termasuk pancaindera dan memberi energi pada kepekaan intuisi dan ketajaman perasaan (felling) untuk hal-hal abstrak, seperti berpikir cepat.
Cakra ketujuh warna energi violet bertanggung jawab pada semua organ di kepala, khususnya otak dan memberi energi pada sikap seseorang berhubungan dengan keillahian.

Jadi, jelas bukan indigo child memiliki ketajaman intuisi karena dari sinar elektromagnetik tubuhnya saja, yaitu auranya yang hampir seluruhnya merupakan tanda keaktifan yang lebih dominannya pintu energi yang satu itu yakni cakra mata ketiga yang terindikasikan mengeluarkan energi berwarna indigo.

Umumnya orang yang berbakat sebagai indigo sudah tampak sejak lahir, bahkan kenyataan sebagaimana umumnya juga merupakan karunia yang turun-temurun. Jadi, secara alami mereka memang punya karunia itu dan ketajaman intuisinya berlainan satu dengan yang lain.

Ada yang sangat peka sampai bisa mempunyai penglihatan menembus ruang dan waktu, misalnya sambil mengadakan hubungan telepon dia bisa menebak lawan bicaranya pakai baju warna apa atau sambil ngemil apa, juga mempunyai penglihatan akan kejadian-kejadian yang lalu atau yang akan datang dan keahlian seperti ini dimiliki orang yang dijuluki paranormal.

Tetapi, ada juga yang hanya bisa merasakan kenyamanan suatu tempat atau lebih bisa membaca “pikiran orang”, ada juga yang bisa mengerjakan sesuatu yang tidak pernah dia pelajari sebelumnya, seperti keahlian olahraga tertentu, menulis, melukis sampai menjadi ahli tata rambut terkenal dsb.

Ada sebagian orang yang berubah menjadi indigo child dan memiliki segala kelebihannya karena terbebas dari suatu penyakit berat atau kecelakaan parah yang biasanya secara medis sudah dinyatakan tidak ada harapan hidup lagi, tetapi tahu-tahu bisa kembali sehat normal dan menjalani hidup seolah baru terbebas dari kematian dan mempunyai kemampuan intuisi tajam, bahkan jadi bisa memunyai keahlian-keahlian khusus, seperti jadi terapis/ pengobat dengan kemampuan khusus/tabib tanaman obat dan sebagainya.

10 kemampuan anak indigo

1. Telepati

Telepati adalah kemampuan membaca pikiran dan perasaan manusia atau makhluk lain sering dihubungkan dengan cakra mata ketiga – cakra adalah semacam lubang hitam (black hole) pada jiwa kita – yang posisinya terletak di depan kepala (dahi). Enam kemampuan setelah ini juga mengandalkan kekuatan cakra ketiga.

Mata ketiga tersebut pada tubuh kita terletak di otak bagian depan. Secara fisik berupa ujung-ujung syaraf di kulit luar otak yang berperan sebagai sensor gelombang yang datang.

Setiap kali orang berpikir dan beremosi maka otak akan memancarkan gelombangnya. Gelombang berfrekuensi rendah ini merembet dan memantul ke sana kemari dengan kecepatan cahaya kemudian diindra oleh sensor di otak orang indigo dan diolah di otak untuk diubah menjadi sebuah gambaran.

Kemampuan membaca pikiran dan perasaan – menangkap gelombang – dimiliki hampir semua orang Indigo, termasuk juga anak-anak Indigo yang masih bayi. Sedangkan kemampuan berkomunikasi jarak jauh – mengirim gelombang – hanya dimiliki oleh orang Indigo tertentu saja.


2. Klervoyans

Kemampuan untuk melihat kejadian yang sedang berlangsung di tempat lain. Sama seperti pikiran dan perasaan yang memancarkan gelombang, setiap peristiwa di alam juga memancarkan gelombang. Gelombang tersebut dipancarkan oleh setiap makhluk yang terlibat dalam peristiwa itu, bahkan benda mati sekalipun memancarkan gelombang dari gerak elektron pada atom dan getaran molekulnya. Kemampuan ini meliputi juga kemampuan melihat benda-benda yang tersembunyi atau berada di suatu tempat yang tertutup.


3. Prekognision

Hal ini berhubungan dengan kemampuan memprediksi dan membuat peristiwa yang akan terjadi. Memprediksi peristiwa artinya menggambarkan sebuah kejadian yang akan terjadi sedangkan membuat peristiwa maksudnya menetapkan kejadian yang akan terjadi di masa depan. Kemampuan untuk menetapkan suatu peristiwa di masa depan termasuk kemampuan sulit yang jarang dimiliki oleh orang Indigo secara umum.

Prediksi diperoleh dengan 2 cara, yakni dengan melihat langsung kejadian yang sedang berlangsung di masa depan atau membaca dan menyimpulkan data-data yang ada di masa sekarang dan menyimpulkan sebuah kemungkinan terbesar yang akan terjadi di masa depan.

Cara pertama dilakukan dengan jalan mengembara di dimensi waktu. Rahasianya terletak pada keanehan sifat dimensi waktu. Dimensi waktu tidak berbentuk linier seperti dimensi ruang, tapi berbentukl spiral dengan arah putaran ke dalam dimensi ruang. Anda bayangkan tangga berputar berbentuk spiral di dalam sebuah gedung.

Karena arah putaran spiral dimensi waktu mengarah ke dalam dimensi ruang, maka pancaran gelombang yang dipancarkan sebuah peristiwa di masa lalu atau masa depan bukan berasal dari luar tubuh tapi dari dalam tubuh. Meskipun datangnya gelombang dari dalam tubuh diperlukan usaha lebih keras menangkap gelombang ini karena sifat dimensi waktu yang bisa melebar dan menyempit tak terbatas (tidak berhingga). Inilah yang disebut mengembara di dimensi waktu.

Namun di dalam dimensi waktu terdapat sebuah jalan pintas, yakni adanya dawai kosmik yang terletak memotong spiral waktu. Anda bayangkan sebuah lift yang memotong tegak lurus arah putaran tangga spiral tadi. Perjalanan dengan menggunakan lift pasti lebih cepat dibandingkan dengan menuruni tanggal berjalan berputar.

Pada prakteknya mengembara di dimensi waktu bagi seorang Indigo cukup dengan konsentrasi dan membayangkan suatu waktu (Tahun, bulan, tanggal, atau jam) tertentu – gambarannya bisa berupa kalender dan sebuah jam, dan melihat apa yang terjadi pada saat itu. Akan lebih mudah kalau ada orang / saksi yang diketahui terlibat pada peristiwa itu.


4. Retrokognision

Berhubungan dengan kemampuan melihat dan membuat peristiwa di masa lampau. Yang dimaksud dengan kemampuan membuat peristiwa adalah menetapkan suatu kejadian di masa lampau dan itu berpengaruh kepada masa sekarang. Hal ini juga berhubungan dengan spiral dimensi waktu. Kemampuan ini sangat jarang dimiliki oleh orang Indigo karena jarang dipergunakan.

Yang umum dilakukan oleh orang Indigo adalah melihat kejadian di masa lalu untuk menjelaskan suatu keadaan yang ada di masa sekarang. Biasanya yang dicari adalah sebab-sebab suatu kejadian, siapakah orang-orang yang terlibat dan bagaimana proses terjadinya.


5. Mediumship

Orang Indigo mempunyai kemampuan untuk menggunakan ruhnya dan ruh orang atau makhluk lain sebagai medium. Orang Indigo mampu berkomunikasi dengan ruh untuk menggali informasi.

Ruh adalah gumpalan energi hidup yang berstruktur (badan, kepala dan anggota badan ruh). Ruh menyimpan kenangan seperti halnya tubuh manusia dengan otaknya. Kenangan yang direkam oleh ruh berasal dari pengetahuan dasar yang bersifat idealis (berasal dari Sang Sumber) dan sudah ada sebelumnya serta pengalaman yang bersifat realistis hasil perjalanan selama hidup bersama tubuh.

Melihat makhluk dan berkomunikasi dengan makhluk lain yang tidak terlihat tapi berada di dimensi kita termasuk dalam kemampuan ini.


6. Psikometri

Bermakna kemampuan menggali informasi dan berkomunikasi dengani objek apa pun. Hal ini dimungkinkan karena setiap benda terdiri dari susunan atom yang membentuk molekul. Molekul pada benda padat, gas atau cair bergetar dan getarannya menghasilkan gelombang. Molekul dan atom itu juga dapat menyimpan rekaman suatu peristiwa. Rekaman ini bisa digali dan dibaca.


7. Sugesti hipnosis

Orang Indigo yang tidak belajar hipnosis bisa menghipnosis dengan kemampuan telepatinya. Walaupun proses sugestinya berjalan lamban namun bersifat permanen dan bisa diwariskan. Contoh adalah hasil sugesti hipnosis yang dilakukan orang-orang Indigo seperti para Rasul, Nabi, wali dan orang suci lainnya. Pengaruh mereka masih terus berbekas hingga sekarang.


8. Analitik

Kecerdasan (IQ) orang Indigo rata-rata di atas 120. Kelebihan dari orang biasa adalah kemampuan analisa data secara cepat, luas dan kontinyu. Data-data yang tersebar dan acak akan dikumpulkan dan saling dihubungkan dengan cepat. Sebuah kesimpulan atau jawaban atas sebuah pertanyaan atau permasalahan bisa diperoleh oleh seorang Indigo hanya dalam waktu beberapa detik, terutama yang berhubungan dengan analisa kejadian alam. Kemungkinan ini berhubungan dengan kapasitas dan kemampuan proses di otak yang lebih besar dari orang umum.


9. Telekinetik

Telekinetik artinya menggerakkan benda dari jarak jauh. Pada umumnya berhubungan kuat dengan kemampuan telepati seperti sugesti hipnosis. Merubah perilaku orang lain dengan mengubah susunan genetik pada spiral DNA dan menggerakkan sel, kelenjar atau organ tubuh dalam sistem metabolisme tubuh. Kemampuan untuk menggerakkan benda dengan massa besar tidak umum dimiliki oleh orang-orang Indigo.


10.Komunikasi dengan Tuhan

Kemampuan ini berhubungan dengan cakra mahkota pada bagian atas kepala yang merupakan pintu komunikasi antara manusia dengan Tuhan. Cakra ini pada orang Indigo berwarna ungu yang sangat kuat terutama pada saat terjadi koneksi dengan Sang Sumber. Hubungan dengan makhluk-makhluk suci seperti malaikat dan dimensi lain yang lebih tinggi, juga terjadi di cakra ini.

10 kemampuan tidak umum ini tidak semuanya dimiliki oleh semua orang Indigo. Namun apabila terus dilatih semua kemampuan akan bisa dimiliki karena pada dasarnya hal itu sudah ada pada setiap Indigo. Untuk orang yang bukan Indigo kemampuan ini juga bisa diperoleh dengan latihan keras dan disiplin, namun seringkali hambatannya juga sangat besar.
saya mungkin salah satu dari anak-anak indigo itu ???????

tolong komentari dongzzzzz !!!!!!!!!!!!!!!